Tahu Gejrot: Rasa dari Cirebon yang
Menggoda
Tahu
gejrot, namanya saja sudah terdengar unik dan mengundang selera. Camilan khas
Cirebon ini memang bukan sekadar tahu biasa. Sensasi “gejrot” atau “nendang”
dari racikan bumbu kacangnya yang pedas, manis, dan sedikit asam, membuat
hidangan tahu gejrot menjadi tak terlupakan. Mari kita eksplorasi lebih dalam
tentang kelezatan tahu gejrot!
𐙚
Asal-Usul Tahu Gejrot: Kisah di Balik Sensasi Pedas 𐙚
Meskipun
asal-usulnya masih tersimpang siur, tahu gejrot dipercaya berasal dari Cirebon,
Jawa Barat. Nama “gejrot” sendiri konon berasal dari bunyi “gejrot” saat bumbu
kacang yang kental dituangkan ke atas tahu. Bunyi tersebut menggambarkan
sensasi pedas dan segar yang langsung terasa di lidah. Tahu gejrot bukan
sekedar camilan, tapi refleksi juga kreativitas kuliner masyarakat Cirebon.
𐙚
Bahan-Bahan 𐙚
1.
10 buah Tahu Goreng atau Secukupnya,bisa menggunakan tahu goreng biasa/tahu
sumedang
2.
100-150 ml air
3.
50 gr gula merah
4.
1 sdt gula pasir
5.
1 sdm kecap manis
6.
2 sdm air asam jawa kental
7.
Secukupnya Garam
𐙚
Bumbu yang Diulek Kasar 𐙚
1.
2 siung bawang putih
2.
4 siung bawang merah
3.
10 buah cabe rawit ijo atau pedas sesuai selera
𐙚
Cara Membuat 𐙚
1.
Untuk kuahnya : rebus air, gula merah, gula pasir, kecap manis, garam, air asam
sampai mendidih, saring bila perlu, dinginkan.
2.
Masukan/campurkan bumbu yang sudah diulek kasar ke air kuah (air gula) aduk
rata,cek rasa manis asem pedasnya.
3.
Penyajian : dalam wadah, potong tahu goreng siram dengan kuah gula merah
berbumbu, siap disantap.
Tahu
gejrot bukan sekedar camilan, tapi juga representasi dari kekayaan kuliner
Cirebon. Rasa yang unik dan cara penyajiannya yang sederhana, membuat tahu
gejrot menjadi hidangan yang selalu dirindukan. Jadi, kapan Anda akan merasakan
sensasi “gejrot” yang menggoyang lidah ini? Jangan lewatkan kesempatan untuk
kepuasan tahu gejrot!
Semoga
informasi ini bermanfaat dan menambah pengetahuan kamu tentang tahu gejrot. Sampai
jumpa di postingan selanjutnya!
Bikin dong kak
BalasHapus